Langsung ke konten utama

Rumput tetanga lebih hijau?

Oh well, kata-kata itu mungkin mengingatkanku akan sapi. Orang selalu ngira kalo rumput tetangga itu emang selalu ijo. Entah knp naluri manusia itu ada. Then manusia yg seperti itu adalah sapi?

But on the other side, orang bakal judge you untuk pemikiran itu. Mereka bilang "yaelah, emang rumput tetangga ijo, lu sih nggak pernah liat rumput lu sendiri."
Atau
"Ngapain lu banding-bandingin sama dia? Nggak punya rasa bersyukur lu!"
Ya.. Itulah yg kadang kudengar dari orang-orang saat aku mulai membandingkan diriku dgn orang di atasku.

Entah kenapa, aku ngerasa jealous banget saat ada orang yg bisa segalanya.
Itu kayak ancaman dan kayak aku harus bisa kalahin orang itu gimana caranya. Ya! I'm trying to be the best but she's always win it in the end. Kadang aku kayak bisa melongo dan bilang "what?!! Dia lagi?!!"
She's just too perfect! Damn!

You can judge me as a person without any gratitude. But, idk why aku selalu ngerasa kenapa orang lain selalu jadi yg terbaik bukan aku?
Saat aku tinggal one step closer to be the best, somehow mereka kayak ambil semua itu and nothing left. Berasa di PHP.

Sungguhan! Itu sering banget kejadian dan kayak harapan, ekspektasi, keinginan, semua itu nggak ada guna.. Kayak lu berusaha mati-matian buat terbang sampe hampir di atas awan, tiba-tiba ditabrak dan jatuh. That's what i feel.

I want to cry so loud. But, i'm not a kid anymore. Anak-anak saat dia jealous sama temennya dia akan nangis dan ngadu ke ortunya. But, I can't do that anymore!
Why?
Why these world is totally unfair. 😢

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dear you..

Hey, kamu.. Tau nggak sih sebenernya apa yg aku lakukan selama ini buat menarik perhatianmu? Hal itu lah yg tercetus di pikiran saat dia menyalahkanku krn aku suka meremehkannya.. Hoiiii.. Itu cuman bercanda dan itu satu-satu cara untuk aku bisa deket sama kamu.. Satu-satunya cara untuk aku bisa kamu sentuh dgn pukulan pelan, satu-satunya cara kamu menatap mataku, satu-satunya cara untuk aku bisa berkomunikasi melalui setiap perdebatan.. Apa itu semua salah? Ya, aku tau itu salah tapi aku pun tak punya pilihan lain. Can you just see it through my eyes? I've loved you since 4 years ago, dude. Aku tau kamu belum bisa melihatku sebagai seorang perempuan yg menarik perhatianmu seperti yg lain. But i'm trying to be that girl.. Berusaha untuk menjadi lebih feminim, lebih dewasa, lebih care.. Dalam beberapa minggu ini mungkin menjadi minggu-minggu terakhir sebelum kita berpisah. Ya mungkin kamu tidak begitu jauh, tapi hati ini tidak bisa bohong untuk tidak menjadi sedih.. Ming...

Sucks!

Pernah gk sih lu ngerasa kalab terus sama org. Org selalu kasi dia spot light sedangkan lu trying so hard to get that spot light. Pengen muarah triak triak tp ya gk bisa akhirnya nangis di pojokan. Damn! Why is she so perfect?!!!

Jatuh Hati VS Jatuh Cinta

Jatuh hati dan jatuh cinta adalah 2 hal yang cukup berbeda. Mungkin kalian mengira hal itu adalah sama saja, tapi nope, it's obviously a different thing. Jatuh hati adalah moment di mana kamu kagum dengan seseorang karena beberapa hal seperti secara fisik maupun personality. Kamu masih blm bisa menimbang perasaanmu lbh jauh dan itu sangat terpengaruh dgn first impression, i guess. But, tahap ini bisa berkembang ke tahap berikutnya yaitu jatuh cinta. Sedangkan kalo jatuh cinta adalah moment di mana km tau semua hal (positif maupun negatif) tentang orang itu, tapi km tetap berkata "Yap, he or she is the right one." Dalam tahap ini kamu sudah cukup mengenal org tersebut dan menimbang perasaanmu dgn cukup matang. Tentunya kedua tahap ini memiliki reward maupun konsekuensi yg berbeda pula. So, yg mana yg km alami sekarang? Think straight and don't be rush on love :) *inspired by Raisa song - jatuh hati