Hey, kamu.. Tau nggak sih sebenernya apa yg aku lakukan selama ini buat menarik perhatianmu?
Hal itu lah yg tercetus di pikiran saat dia menyalahkanku krn aku suka meremehkannya.. Hoiiii.. Itu cuman bercanda dan itu satu-satu cara untuk aku bisa deket sama kamu.. Satu-satunya cara untuk aku bisa kamu sentuh dgn pukulan pelan, satu-satunya cara kamu menatap mataku, satu-satunya cara untuk aku bisa berkomunikasi melalui setiap perdebatan..
Apa itu semua salah? Ya, aku tau itu salah tapi aku pun tak punya pilihan lain.
Can you just see it through my eyes? I've loved you since 4 years ago, dude.
Aku tau kamu belum bisa melihatku sebagai seorang perempuan yg menarik perhatianmu seperti yg lain. But i'm trying to be that girl.. Berusaha untuk menjadi lebih feminim, lebih dewasa, lebih care..
Dalam beberapa minggu ini mungkin menjadi minggu-minggu terakhir sebelum kita berpisah. Ya mungkin kamu tidak begitu jauh, tapi hati ini tidak bisa bohong untuk tidak menjadi sedih..
Minggu-minggu ini, aku berusaha membuat memori denganmu yang mungkin hanya bisa ku nikmati saat malam menjelang.
Kamu menawarkanku bnyk hal salah satunya sebuah pekerjaan yang sama sekali aku tdk tertarik.
Tapi kenapa aku mencoba untuk menerimanya? Itu karena aku pingin dekat sama kamu. Bukan karena uang maupun segala reward yg bakal ku terima, tapi hanya karena dirimu semata.
Entah harus apalagi yg kulakukan untuk menarik perhatianmu. Jujur, aku sudah di ambang pintu keputusasaan. All of my efforts, do they work?
Hal itu lah yg tercetus di pikiran saat dia menyalahkanku krn aku suka meremehkannya.. Hoiiii.. Itu cuman bercanda dan itu satu-satu cara untuk aku bisa deket sama kamu.. Satu-satunya cara untuk aku bisa kamu sentuh dgn pukulan pelan, satu-satunya cara kamu menatap mataku, satu-satunya cara untuk aku bisa berkomunikasi melalui setiap perdebatan..
Apa itu semua salah? Ya, aku tau itu salah tapi aku pun tak punya pilihan lain.
Can you just see it through my eyes? I've loved you since 4 years ago, dude.
Aku tau kamu belum bisa melihatku sebagai seorang perempuan yg menarik perhatianmu seperti yg lain. But i'm trying to be that girl.. Berusaha untuk menjadi lebih feminim, lebih dewasa, lebih care..
Dalam beberapa minggu ini mungkin menjadi minggu-minggu terakhir sebelum kita berpisah. Ya mungkin kamu tidak begitu jauh, tapi hati ini tidak bisa bohong untuk tidak menjadi sedih..
Minggu-minggu ini, aku berusaha membuat memori denganmu yang mungkin hanya bisa ku nikmati saat malam menjelang.
Kamu menawarkanku bnyk hal salah satunya sebuah pekerjaan yang sama sekali aku tdk tertarik.
Tapi kenapa aku mencoba untuk menerimanya? Itu karena aku pingin dekat sama kamu. Bukan karena uang maupun segala reward yg bakal ku terima, tapi hanya karena dirimu semata.
Entah harus apalagi yg kulakukan untuk menarik perhatianmu. Jujur, aku sudah di ambang pintu keputusasaan. All of my efforts, do they work?
Komentar
Posting Komentar