Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Rumput tetanga lebih hijau?

Oh well, kata-kata itu mungkin mengingatkanku akan sapi. Orang selalu ngira kalo rumput tetangga itu emang selalu ijo. Entah knp naluri manusia itu ada. Then manusia yg seperti itu adalah sapi? But on the other side, orang bakal judge you untuk pemikiran itu. Mereka bilang "yaelah, emang rumput tetangga ijo, lu sih nggak pernah liat rumput lu sendiri." Atau "Ngapain lu banding-bandingin sama dia? Nggak punya rasa bersyukur lu!" Ya.. Itulah yg kadang kudengar dari orang-orang saat aku mulai membandingkan diriku dgn orang di atasku. Entah kenapa, aku ngerasa jealous banget saat ada orang yg bisa segalanya. Itu kayak ancaman dan kayak aku harus bisa kalahin orang itu gimana caranya. Ya! I'm trying to be the best but she's always win it in the end. Kadang aku kayak bisa melongo dan bilang "what?!! Dia lagi?!!" She's just too perfect! Damn! You can judge me as a person without any gratitude. But, idk why aku selalu ngerasa kenapa orang la...

Dear you..

Hey, kamu.. Tau nggak sih sebenernya apa yg aku lakukan selama ini buat menarik perhatianmu? Hal itu lah yg tercetus di pikiran saat dia menyalahkanku krn aku suka meremehkannya.. Hoiiii.. Itu cuman bercanda dan itu satu-satu cara untuk aku bisa deket sama kamu.. Satu-satunya cara untuk aku bisa kamu sentuh dgn pukulan pelan, satu-satunya cara kamu menatap mataku, satu-satunya cara untuk aku bisa berkomunikasi melalui setiap perdebatan.. Apa itu semua salah? Ya, aku tau itu salah tapi aku pun tak punya pilihan lain. Can you just see it through my eyes? I've loved you since 4 years ago, dude. Aku tau kamu belum bisa melihatku sebagai seorang perempuan yg menarik perhatianmu seperti yg lain. But i'm trying to be that girl.. Berusaha untuk menjadi lebih feminim, lebih dewasa, lebih care.. Dalam beberapa minggu ini mungkin menjadi minggu-minggu terakhir sebelum kita berpisah. Ya mungkin kamu tidak begitu jauh, tapi hati ini tidak bisa bohong untuk tidak menjadi sedih.. Ming...

Jatuh Hati VS Jatuh Cinta

Jatuh hati dan jatuh cinta adalah 2 hal yang cukup berbeda. Mungkin kalian mengira hal itu adalah sama saja, tapi nope, it's obviously a different thing. Jatuh hati adalah moment di mana kamu kagum dengan seseorang karena beberapa hal seperti secara fisik maupun personality. Kamu masih blm bisa menimbang perasaanmu lbh jauh dan itu sangat terpengaruh dgn first impression, i guess. But, tahap ini bisa berkembang ke tahap berikutnya yaitu jatuh cinta. Sedangkan kalo jatuh cinta adalah moment di mana km tau semua hal (positif maupun negatif) tentang orang itu, tapi km tetap berkata "Yap, he or she is the right one." Dalam tahap ini kamu sudah cukup mengenal org tersebut dan menimbang perasaanmu dgn cukup matang. Tentunya kedua tahap ini memiliki reward maupun konsekuensi yg berbeda pula. So, yg mana yg km alami sekarang? Think straight and don't be rush on love :) *inspired by Raisa song - jatuh hati

Daydreaming

Akhir-akhir ini aku seing banget ngelamunin banyak hal. Aku membayangkan hal-hal yang mungkin nggak bisa aku dapatkan di dunia nyata. Aku bayangin aku punya pacar dan tinggal sama dia. And i wish he's a foreigner.. It will be awesome haha.. Aku bayangin gimana jd dubes.. Aku bayangin jd superstar and in that daydreaming i can get everything i want.. But unfortunately it's just delutions.. Sometimes i scream so loud in my heart "wake up! You supposed to be not here." tapi pikiran ini terus menerus adaaa.. Am i depressed? Akhir-akhir ini juga aku sering menarik diri dari lingkungan ramai dan memilih buat sendiri. In silence, there is no judgment.. I need someome to talk to.. But i have noone who i trust. I need a support..

Independent yet Fragile

Pernah bayangin rasanya saat kamu terlalu indpendent tp setelah di telusuri lebih dalem ternyata kamu orang yg rapuh? And that's me! Tampak tegar dan kuat di luarnya tp jujur perlu seseorang untuk jd sandaran pada saat saat tertentu. Orang dgn mudah bilang "km kan punya Tuhan.." tapi there's still a point that you need somebody else. Bukan berarti pasangan tapi juga teman, sahabat.. Perkuliahan ini cukup berat buatku dlm bersosialisasi. Temen banyak, yes right!  But noone is close enough. Beberapa hanya sebatas profesionalitas bahkan. I'm trying buat terlibat dlm beberapa kelompok tapi aku ngerasa kayak alien dan berbeda. Hanya satu teman yg lumayan cocok tp aku nggak bisa masuk lebuh dalem. Dia pun merasakan hal yg sama kalau nggak ada temen di kampus. I do want a lover too.. Ironisnya nggak ada yg deketin sampe sekarang.  Am i that ugly? Am i that bad? Am i that cruel? Is it wrong to be an idealist person? Please.. I need you all... to s...